Rabu, 25 Juli 2018

Analisis berita online ( analisis portal media online, detik.com, suara.com, Kontan.co.id)


ANALISIS BERITA ONLINE
KONTAN.CO.ID, DETIK.COM DAN SUARA.COM
DISUSUN OLEH:


Nama            : Tendes hartawati laia
Nim              : 15120042
P.study         : Ilmu komunikasi
Ujian           : jurnalistik online
Dosen          : Ahmad Hanan, M.ikom





Stisp widuri
Jakarta
2018

Analisis berita online

1.      Detik.com
Detikcom adalah sebuah portal web yang berisi berita dan artikel daring di Indonesia. Detikcom merupakan salah satu situs berita terpopuler di Indonesia. Berbeda dari situs-situs berita berbahasa Indonesia lainnya, Detikcom hanya mempunyai edisi daring dan menggantungkan pendapatan dari bidang iklan. Meskipun begitu, Detikcom merupakan yang terdepan dalam hal berita-berita baru (breaking news). Sejak tanggal 3 Agustus 2011, detikcom menjadi bagian dari PT Trans Corporation, salah satu anak perusahaan CT Corp.
2.      Kontan.co.id
Koran bisnis mingguan. Memuat berita investasi, keuangan, data pergerakan saham, dan trend bisnis. Media kontan.co.id adalah portal berita online yang memuat berita harian tentang bisnis.
3.      Suara.com
Suara.com adalah portal berita yang menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa ... Head of Social media.

Dalam kasus ini saya akan membahas tentang analisis berita di portal media online dengan objek berita yang sama dengan menggunakan teori jurnalistik online.











Jokowi terima Zohri juara dunia lari di istana Bogor siang ini
(topik)
1.      Berita detik.com
                                      
Isi berita.
Bogor - Atlet lari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, yang memenangi kejuaraan dunia lari 100 meter U-20 di Tampere, Finlandia, telah pulang ke Indonesia. Zohri nanti akan bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Informasi yang diterima detikcom, Zohri akan diterima Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Zohri juga akan didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
"Pukul 14.00 WIB, Zohri akan diterima Presiden di Istana Bogor," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin saat dimintai konfirmasi, R Belum diketahui apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun sebelumnya, Jokowi telah menyatakan kekagumannya terhadap Zohri, yang berhasil memenangi kejuaraan dunia lari 100 meter kelas dunia usia di bawah 20 tahun di Finlandia.

Jokowi juga menyatakan akan segera mengundang Zohri ke Istana. “Nanti saya sudah (undang ke Istana), kalau nggak Sabtu, Senin. Tadi pagi saya perintahkan ke Menteri PU sebagai ungkapan rasa bangga masyarakat Indonesia, saya perintah untuk bangun rumah Zohri,” ujar Jokowi setelah membagikan sertifikat tanah di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (13/7).rabu (18/7/2018).
Jokowi menerangkan pencapaian sprinter asal NTB tersebut adalah kebanggaan bangsa Indonesia. Jokowi juga sudah meminta supaya rumah Zohri di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), direnovasi.
“Tadi pagi sudah saya perintahkan ke Menteri PU untuk ke Lombok, ke rumah Zohri, untuk dibangun rumahnya,” jelas Jokowi. 
(jor/idh).
Jokowi undang Lalu muhammad zohri di istana bogor (topik)
2.      Berita Suara.com
Suara.com – Lalu Muhammad Zohri berjalan di karpet merah Istana Bogor, Jawa Barat. Kedatangan pelari muda Indonesia asal Nusa Tenggara Barat itu untuk memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (18/7/2018).
Berdasarkan pantauan Suara.com, Lalu Muhammad Zohri tiba di Istana Bogor pukul 14.06 WIB. Mengenakan jaket Asian Games ke-18, Presiden Jokowi sudah menunggu sang juara di Ruang Teratai, Istana Bogor.
Undangan Presiden ke Zohri tidak terlepas sari prestasinya. Lelaki 18 tahun berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah sukses menyentuh garis finis tercepat mengalahkan lawan-lawannya pada kejuaraan dunia atletik junior International Association Athletics Federation (IAAF World) U20 Championships di Tampere Stadium, di Tampere, Finlandia, pada 11 Juli.
Lalu Muhammad Zohri turun di nomor final lari 100 meter putra. Zohri mengalahkan unggulan teratas, Anthony Scwartz dari Amerika Serikat.






Presiden Jokowi sambut kedatangan Zohri di Istana Bogor
(topik)
3.    Berita Kontan.co.id
KONTAN.CO.ID – BOGOR. Juara dunia lomba lari nomor 100 meter putra U-20 di Tempere, Finlandia, Lalu Muhammad Zohri memenuhi undangan Presiden Joko Widodo untuk berkunjung ke Istana Kepresidenan Bogor.  Berdasarkan pantauan KONTAN, Zohri datang di Istana Bogor pada pukul 14.00 WIB. Ia pun disambut langsung Presiden Jokowi di ruang teratai.
Setelah itu, Zohri juga diajak Presiden berkeliling sekitar Istana Bogor menggunakan mobil golf dan dilanjutkan dengan berjalan kaki. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang ditorehkan Zohri sebagai juara dunia lari 100 meter.
“Tentunya kita bangga atas prestasi yang telah dicapai oleh Zohri. Lalu Muhammad Zohri di ajang Kejuaraan Dunia U-20 lari 100 meter. Kita bangga semuanya,” kata Presiden Jokowi, Rabu (18/7).
Jokowi pun juga mengaku ada keganjalan di hati saat Zohri diwawancarai oleh usai memenangkan pertandingan di Finlandia. “Saat itu Zohri diwawancarai mau ke Istana nggak?, apa jawaban Zohri. Jawabannya apa? ‘mau banget, ketemu orang besar,’” cerita Presiden.
Presiden pun langsung menggarisbawahi kalimat ‘orang besar’ ini. “Ini yang keliru yang mengganjal di hati saya. Orang besarnya bukan di sini (sambil menunjuk dirinya) tapi Zohri . Dia orang besar karena dengan segala keterbatasan, dengan segala kekurangan fasilitasnya, dengan ambisi yang besar, dengan kerja keras, dengan kegigihan, Zohri bisa memenangkan pertandingan lari,” tegasnya.
Jokowi menitipkan pesan, prestasi ini jangan berhenti dan terus ditingkatkan dengan kegigihan latihan. Momen ini juga bisa dijadikan modal kita menapak.
Analisis berita media online detik.com, kontan,co.id dan suara.com
Seperti yang kita ketahui kini perkembangan media massa sangat mempengaruhi sumber informasi yang diterima oleh masyarakat. Perkembangan media massa tersebut meliputi media cetak, media elektronik, dan media internet (cyber). Namun, seiring berjalannya waktu kini orang-orang lebih memilih menikmati media internet (cyber). Salah satunya dapat dilihat dari  penyampaian informasi yang diterima oleh masyarakat melalui media online atau cyber.
v  Dari Segi content
Content yang terdapat di dalam detik.com yaitu detik.com lebih berfokus kepada berita yang ingin disampaikan kepada kalangan masyarakat. Dimana pada detik.com berbeda dengan situs berita lainnya yaitu detik.com lebih memilih banyak tulisan dan diselingi oleh beberapa foto pendukung saja dan juga video. Penulisan berita yang ada di detik.com juga memiliki hyperlink seperti yang terdapat dalam judul berita  “Jokowi terima Zohri juara dunia lari di istana Bogor siang ini”. Dalam berita ini terdapat hyperlink yang berupa berita terkait mengani berita hadiah zohri. 
Bentuk penulisan yang ada dalam detik.com yaitu menggunakan sistem non-linear, dimana pada satu topik berita dapat ditemukan beberapa berita yang terkait yang mampu menarik perhatian pembaca sehingga memudahkan pembaca dalam menemukan berbagai informasi yang ada. Website ini juga memberi kesempatan kepada pembaca untuk berkomentar terhadap berita yang  mereka buat. Ini dapat dilihat dari kolom komentar  pada setiap berita dimana para pembaca dapat memberikan kritik dan saran dengan menggunakan account social media pengguna.
Content yang terdapat di dalam web sura.com lebih sedikit dari pada detik.com. Hal ini dapat dilihat dari berita yang disajikan tidak hanya dalam bentuk tulisan tetapi dalam bentuk video yang sama dengan pemberitaan yang ditulis. Web suara.com ini juga memberikan informasi terkait berita yang menajadi trending tags dan memiliki hyperlink yang memudahkan pembaca untuk mencari informasi mengenai berita terkait. Sehingga memungkinkan pembaca mendapatkan informasi lebih banyak., dalam berita ini sura.com lebih fokus pada content undangan jokowi terhadap zohri. Dan lebih menceritakan bagaimana zohri sampai diistana dan apa yang digunakannya.
Content yang terdapat di web kontan.co.id lebih banyak melihat bagaimna percakapan dan apa yang di lakukan zohri dan presiden jokowi diistana bogor.
v  Dari segi functionality
Berdasarkan functionality, situs berita detik.com dan Suara.com dan kontan.co.id sangat mudah untuk diakses dan digunakan oleh seluruh kalangan. Kemudahan tersebut dapat dilihat mulai dari  mengetik alamat situs berita detik.com maka akan muncul berita sesuai dengan waktunya dan akan menampilkan video yang membahas berita tersebut dalam satu tempat yang sama.  Sedangkan jika mengetik suara.com maka kita akan disajikan berbagai pilihan berita dan tidak hanya itu kita dapat menikmati video terkait berita yang kita baca namun tidak ditampilkan sama dengan berita tersebut,
Kemudahan tersebut juga dapat dilihat mulai dari mengetik alamat situs Kontan.co.id maka akan disajikan berbagai pilihan berita dan video seputar jakarta dan bisnis saja, tidak seperti detik.com dan suara.com.
v  Dari segi navigation
Berdasarkan navigation, situs berita detik.co, Suara.com, dan kontan.co.id  sama-sama memudahkan para pengguna untuk melihat dan memilih content yang diinginkan. Hal tersebut dapat dilihat dari dengan mengetik kata kunci maka seluruh berita yang terkait akan dimunculkan. Sehingga pembaca tinggal memilih berita yang diinginkan untuk dibaca. Tidak hanya menampilkan berita politik saja, detik.com,Suara.com juga menyediakan berita dari berbagai daerah bahkan dari internasional dan dilengkapi dengan video. Berbeda dengan Kontan.co.id yang lebih memuat banyak berita tentang bisnis baik di kota maupun internasional.
v  Dari segi audio dan video quality 
Media online detik.com, Suara.com dan Kontan.co.id tersebut sama-sama memiliki konten video. Video yang ditayangkan tersebut memiliki gambar dan suara yang jelas dan bagus. Video yang terdapat dalam media online tersebut sangat membantu para pengguna sehingga lebih mudah dalam memahami informasi berita yang dimuat.
v  Dari segi interactivity
Media online detik.com, Suara.com, dan Kontan.co.id  merupakan media yang sama-sama mampu melipatkan pembaca dalam pemberitaan yang dimuat. Hal ini dapat dilihat dari adanya kolom pembaca yang berfungsi untuk mempermudah pembaca dalam menyampaikan kritik dan saran terhadap kedua media online tersebut.
v  Dari segi Angel
Dari tiga berita di atas mereka memilih angel foto yang berbeda di berita detik.com mengambil foto zohri yang menggunakan baju olahraga, memegang medali dan tersenyum didepan kamera, dengan judul berita Jokowi menerima Zohri di Istana siang ini, penulisan nama Jokowi tidak di awali dengan sebutan presiden, dan tidak ada juga foto presiden juga di foto utama tersebut.
Sedangkan angel foto untuk Suara.com mengambil gambar presiden jokowi dengan Zohri sedang berjabat tangan didalam istana dan fotonya menghadap kedepan. Dari segi judul hampir sama dengan detik.com yang nama jokowi tidak diawali dengan sebutan presiden, lebih fokus pada apa yang digunakan dan apa saja yang di raih oleh atlet lari 100 M tersebut.
Sementara Kontan.co.id menggunakan anggel foto yang sama dengan Suara.com hanya saja foto dari Kontan.co.id ini diambil dari sisi samping, dari judul diawali dari kata presiden jokowi di judul beritanya, dalam Kontan.co.id lebih banyak memuat sanjungan yang di lontarkan Zohri terhadap presiden dan begotu sebaliknya sanjungan serta semangat buat segala prestasi yang telah di raih oleh atlet muda indonesia tersebut.
Dari ketiga berita diatas memiliki objek berita yang sama hanya saja penyampaian dan cara editingnya saja yang berbeda, tetapi makna dan pesan yang di sampaikan berbeda-beda sesuai dengan apa kita memandang dan memahaminya dari segi apa?.
Seperti halnya jurnalistik online adalah seorang jurnalis pada media online seperti website, blog, forum, sosial media atau media-media online lainnya. Sama seperti Jurnalistik konvensional, jurnalistik online juga harus menaati kode etik wartawan, dan melakukan tugas-tugas jurnalis pada umumnya. Bedanya hanya pada media yang digunakan untuk menyajikan berita.
Jurnalistik online merupakan jurnalis generasi ketiga. Jurnalistik generasi pertama adala jurnalistik cetak, yang menyajikan berita melalui media cetak seperti surat kabar atau majalah. Jurnalisme generasi kedua adalah jurnalisti elektronik, yang menyajikan berita dalam media elektronik seperti radio atau televis.
a.       Prinsip dasar jurnalistik online
Menurut Paul Bradshaw ada lima prinsip dasar jurnalistik online, yang disingkat dengan BASIC, yaitu Brevity – Adaptabillity –  Scannabillity – Interactivity – Community. Lebih jelasnya sebagai berikut:
1.      Brevety (Ringkas)
Tulisan harus dibuat seringkas mungkin, tidak panjang dan bertele – tele. Sebaiknya tulisan panjang, diringkas menjadi beberapa tulisan pendek agar dapat dibaca dan dipahami dengan cepat. Istilah umumnya, Keep It Short and Simple (kiss).
2.      Adaptabillity (mampu beradaptasi)
Dalam menyajikan berita/ informasi, jurnalis harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang komunikasi. Jadi bukan hanya menulis berita, jurnalis jug dituntut untuk mampu menyajikan berita dengan keragaman cara penyajian. Bukan hanya tulisan, tapi juga disertai dengan gambar, atau bisa juga disajikan dalam format video atau suara. Jurnalis harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan preferensi pembaca.
3.       Scannabillity (dapat dipindai)
Situs/ laman web jurnalisme dituntut untuk memiliki sifat dapat dipindai, untuk memudahkan penbaca. Sebab sebagian besar pengguna situs tersebut melakukan pencarian secara spesifik, dengan memindai  halaman web. Pembaca akan mencari informasi utama, subheading, link, dll untuk membantu menavigasi text, sehingga tidak perlu melihat monitor dalam waktu yang lama. Oleh sebab itu penentuan judul berita sangat pentig dalam menarik minat pembaca, terutama dua kata pertama pada judul
4.       Interactivity (interaktivitas)
Pembaca dibiarkan menjadi pengguna, dalam artian memberikan keleluasaan pada pembaca untuk memberikan tanggapan, atau komunikasi lainnya pada jurnalis melalui laman situs tersebut. Dengan begitu pembaca akan merasa bahwa dirinya dilibatkan dan dihargai, sehingga mereka semakin merasa senang membaca situs tersebut.
5.      Community and Conversation (komunitas dan percakapan)
Pembaca media online tidak hanya bersifat pasif dalam membaca berita, seperti ketika membaca berita pada Koran atau televisi. Sebab media Online memungkinkan pengguna untuk melakukan percakapan – percakapaan pendek untuk menanggapi isi berita, misalnya melalui kolom komentar. Sebagai timbal baliknya, jurnalis juga harus menanggapi interaksi dari pembaca tersebut, sehingga tercipta komunitas dan percakapan didalamnya
v  Karakteristik Jurnalistik Online
Media online memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan media cetak dan elektronik, sehingga jurnalistik online memiliki karakteristik tersendiri yang membedakannya dengan jurnalisme konvensional. Berikut  beberapa karakteristik jurnalisme online:
1.       Audience Control
Dalam jurnalistik online, audiens (pembaca, pengguna, atau pengunjung situs) diberi keleluasaan untuk memilih berita/ informasi yang diinginkannya sendiri. Dengan begitu audiens dapat terlibat langsung untuk menentukan urutan bacaan dari mana lalu ke bacaan mana. Dari topik mana ke topic mana, bahkan loncat tahun. Audiens tidak hanya pasif menerima struktur/ urutan berita dari penerbit seperti pada media konvensional.
2.      Immediacy
Dalam jurnalistik online, setiapkali berita di posting, maka berita itu akan langsung bisa diakses, dibaca oleh audiens dari seluruh dunia. Waktu yang diperlukan untuk menyampaikan berita tersebut jauh lebih cepat dibandingkan media konvensional yang memerlukan proses pencetakan dan pengiriman seperti Koran. Informasi/ berita tersebut juga dapat langsung diakses oleh penggunanya, tanpa perlu perantaraan pihak ketiga.
3.      Multimedia Capability
Media online memungkinkan jurnalis menggunakan berbagai cara dalam  penyajian berita. Berita dapat disajikan dalam bentuk teks, suara, gambar, video, atau komponen lainnya sekaligus
4.       Nonlienarity
Berita-berita yang disajikan oleh jurnalistik online bersifat independen. Setiap berita dapat berdiri sendiri,  sehingga audiens tidak harus membaca seluruh rangkaian berita secara berurutan untuk dapat memahami isi berita.

5.      Storage and retrieval
Media online memungkinkan karya para jurnalis online tersimpan secara “abadi” sehingga audiens dapat dengan mudah diakses kembali kapanpun audiens mau. Jika ingin, audiens juga dapat menyimpannya sendiri.
6.      Unlimited Space
Dalam jurnalistik online, ruang bukan masalah. Halaman (page) tempat Informasi/ berita disajikan tak terbatas ukuran serta jumlah, sehingga artikel dapat dibuat sepanjang dan selengkap mungkin untuk memenuhi kebutuhan pengguna
7.      Interactivity
Jurnalistik online memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara audiens dengan berita/ informasi yang dibaca, termasuk juga redaksi (wartawan), seperti melalui kolom komentar atau sosial internet.











Kamis, 14 Desember 2017

makalah semiotika makna dan simbol tarian maena di suku nias


ANALISI SEMIOTIKA MAKNA DAN SIMBOL TARIAN MAENA DI SUKU NIAS
(Kajian Analisis Semiotik Dengan Pendekatan Roland Barthes)



DI SUSUN OLEH :


NAMA                      : TENDES HARTAWATI LAIA
NIM                          : 15120042
PROGRAM STUDY : ILMU KOMUNIKASI
PENELITIAN            : METODE PENELITIAN KOMUNIKASI II
DOSEN                    : Dr. Retor A. W. Kaligis






STISIP WIDURI
JAKARTA
2017


BAB 1
 PENDAHULUAN


1.     1.  LATAR BELAKANG

Komunikasi adalah "suatu proses di mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain’’. Komunikasi bisa berlangsung secara verbal dan non verbal, komunikasi secara verbal adalah sebuah bentuk komunikasi atau proses penyampaian sebuah pesan atau informasi yang di lakukan seseorang kepada orang lain menggunakan media lisan atau tulisan dalam menyampaikan pesan tersebut, media yang paling umum di lakukan untuk menyampaikan pesan tersebut adalah bahasa. Dan komuniasi non verbal adalah komunikasi dimana proses penyampaian pesan atau informasi dengan tidak menggunakan kata-kata, non verbal biasanya menggunakan isyarat-isyarat dalam penyampaian seperti bahasa tubuh, espresi wajah,isyarat gerak atau gesture, kontak mata,intonasi suara dan gerak tubuh, seperti dalam halnya penyampaian pesan melaui tari maena di suku nias yang menggunakan komunikasi non verbal. Dalam berbagai kegiatan seni dinyatakan sebagai karya-karya seni rupa dan seni pertunjukan. Dalam bentuk yang bagaimanapun karya seni rupa, musik, tari, drama atau sastra, memiliki corak kehidupan batin manusia yang khas, dengan diberkati kepekaan perasaan estetis yang relatif untuk mengembangkan ide, motif atau tema karya seni selengkapnya.
Berdasarkan pada bentuknya kesenian dapat dibagi atas 3 (tiga) kategori, yaitu seni rupa (visual art), seni pertunjukan (performing art) dan seni arsitektur . Kesenian dalam perwujudan kultural dengan sangat jelas memperlihatkan keanekaragaman tradisi di tanah air kita. Bisa dikatakan bahwa bukan saja kesatuan-kesatuan etnis-kultural atau suku-bangsa yang mempunyai kesenian yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, bahkan terkadang komunitas-komunitas kecil memperlihatkan versi-versi yang berbeda dari  bentuk dan perwujudan tari yang sama.
Secara keseluruhan tari itu dapat dibagi atas tiga kelompok besar , yaitu :1.  Tari sepenuhnya, yang dapat dibagi atas dua golongan, yaitu : a.  yang tak mengandung cerita, b.yang mengandung cerita.2.  Tari yang terpadu dengan unsur seni lain : a.  terpadu dengan dialog, b.  terpadu dengan nyanyian, c. terpadu dengan dialog dan nyanyian. 3. Tari yang terpadu dengan permainan : a. dengan akrobatik, b.dengan demonstrasi kekebalan, c.dengan sulapan seni tari.
Sesuai dengan apa yang kita ketahui bahwa tari merupakan bagian dari kesenian. Tari merupakan gerakan badan (tangan, dsb) yang berirama dan biasanya diiringi dengan bunyi-bunyian (musik, gamelan dst) . Seni tari merupakan seni menggerakkan tubuh secara berirama, biasanya sejalan dengan musik. Gerakan-gerakan itu dapat dinikmati sendiri, pengucapan suatu gagasan atau emosi, atau menceritakan suatu kisah, dapat pula digunakan untuk mencapai keadaan semacam mabuk atau tak sadar bagi yang menarikannya. Kemungkinan-kemungkinan yang demikian itu, menjadikan tari sebagai ciri pokok pada kehidupan agama, masyarakat dan seni dalam kebudayaan pada umumnya dan tari juga selalu di jadikan sebagai penyampaian pesan melalui makna yang terkandung di dalamnya dengan simbol dan tanda.
Ciri khusus tarian Indonesia adalah terikat dengan tanah, posisinya bisa duduk, berlutut,berdiri, membungkuk ataupun setengah membungkuk. Kaki dan tangan serta gerakan badan dan syair sama pentingnya. Untuk mengetahui setiap makna dari setiap gerakan tarian itu perlu penelitian dan ketekunan yang tinggi , seperti halnya tarian maena di suku nias yang memiliki makna dibalik setiap gerakannya yang tidak banyak orang tahu, bahkan orang-orang nias sekalipun jarang yang peduli dengan makna di balik tarian itu sendiri dimana mereka hanya mengikuti dan melakukannya hanya sebagai budaya dan sebagai adat warisan serta sebatas menghargai adat nenek moyang itu sendiri, tanpa peduli sejarah dan asal usul tari itu sendiri dan apa pesan di balik dari tarian itu sendiri baginya dan orang lain.
2.      Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dalam latar belakang diatas, maka penulis dapat merumuskan permasalahan mengenai: makna apa yang terkandung dalam tarian maena ?
3.      Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang makna tarian maena di suku nias yang memiliki banyak jenis tarian unik salah satunya tari Maena.
4.      Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat antara lain :
1.      Manfaat Teoritis. Hasil penelitian ini diharapkan  sebagai masukan bagi rekan-rekan mahasiswa yang mengadakan penelitian, serta dapat dijadikan acuan atau pedoman untuk penelitian selanjutnya.
2.      Manfaat Praktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga kepada masyarakat suku nias, khusunya anak-anak muda nias, serta pecinta seni dan tari.


A.    Defenisi konsep

·         Gerakan :
 Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Tari maena menggunakan tiga unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tari maena: garakan badan, gerakan kaki dan tangan. Tarian maena merupakan tarian yang unik karena pembawannya yang bisa di lakukan secara massal.
·         Syair :
Syair ialah jenis puisi melayu lama yang berangkap dan setiap rangkapnya mengandung 4 baris ayat yang kesemuanya membawa makna isi dan maksud. Syair maena atau  fanehe maena yang di lantunkan semua penari sambil menari. Keempat-empat baris itu pula berirama sama.
Syair sering membawa makna isi yang berhubung dengan kias ibarat. Sindiran, nasihat, pengajaran, agama dan juga berasalkan sejarah atau dongeng, dan sesuai dengan tema acara.

·         Tari Maena
Tari maena  adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Nias, Sumatera Utara. Tarian ini termasuk jenis tarian rakyat yang dilakukan secara bersama-sama  atau massal. Tari Maena ini biasanya sering ditampilkan di berbagai acara, seperti penyambutan tamu terhormat, pernikahan, dan acara seremonial adat Nias lainnya.
Menurut sejarahnya, Tari Maena ini merupakan salah satu tarian tradisional masyarakat suku Nias yang sudah ada sejak dahulu kala, dan sudah diwariskan secara turu-temurun hingga sekarang. Sejak dulu tarian ini sering dilakukan sebagai bagian dari seremonial adat masyarakat suku Nias. Kebiasaan tersebut kemudiaan terus berlanjut dan masih sering dilakukan hingga sekarang.
Dalam Tari Maena bisa diikuti oleh para penari pria maupun wanita. Untuk jumlah penari dalam acara seremonial  adat biasanya tidak ditentukan, sehingga bisa diikuti oleh siapa saja. Dalam pertunjukannya, biasanya diawali dengan pantun yang dibawakan oleh Sanutuo Maena (tetua adat/sesepuh suku).  Untuk pantun yang dibawakan biasanya disesuaikan dengan tema acara. Kemudian dilanjutkan dengan syair maena (fanehe maena) yang dilantunkan semua penari sambil menari. Gerakan dalam Tari Maena ini sebenarnya cukup sederhana, sehingga tidak memerlukan latihan khusus untuk melakukannya. Gerakan tersebut meliputi gerakan tangan dan kaki yang digerakan seirama maju mundur, maupun ke kiri dan ke kanan. Sedangkan untuk formasi para penari bisa berbentuk melingkar atau berbaris. Formasi tersebut tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi.


·         Fungsi tari Maena
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Tari Maena difungsikan sebagai tarian hiburan atau bagian dari prosesi seremonial suatu acara. Bagi masyarakat suku Nias sendiri, tarian ini tentu memiliki makna khusus didalamnya, salah satunya adalah makna persatuan dan kebersamaan. Hal ini juga terlihat dari bagaimana mereka menari dan melakukannya secara bersama-sama dengan penuh suka cita. Semakin banyak yang mengikuti, suasana acara menjadi semakin hangat dan meriah.
·         Pertunjukkan tari Maena
Dalam Tari Maena bisa diikuti oleh para penari pria maupun wanita. Untuk jumlah penari dalam acara seremonial  adat biasanya tidak ditentukan, sehingga bisa diikuti oleh siapa saja. Dalam pertunjukannya, biasanya diawali dengan pantun yang dibawakan oleh Sanutuo Maena (tetua adat/sesepuh suku).  Untuk pantun yang dibawakan biasanya disesuaikan dengan tema acara. Kemudian dilanjutkan dengan syair maena (fanehe maena) yang dilantunkan semua penari sambil menari.
Pertunjukan tari  Maena biasanya di adakan saat-saat:
a)      Pesta pernikahan
b)      Penyambutan tamu (orang berpengaruh seperti bupati, presiden, dan lain-lain sebagainya)
c)      Pesta rakyat
d)     Penyambutan pemimpin baru
e)      Peresmian rumah baru ( biasanya oarang berpengaruh dalam masyarakat)
f)       Mengiring kematian para tetua adat
g)      Dan lain-lain sebagainya.
Setiap Maena yang di bawakan memiliki gaya tari dan gerakan  yang sama yang membedakanya hanyalah syair Maenanya.
·         Pengiring Tari Maena
Dalam pertunjukan Tari Maena pada dasarnya hanya diiringi oleh lagu atau syair yang dilantun oleh para penari. Kemudian para penari menari dengan gerakan yang disesuaikan dengan tempo atau irama lagu tersebut. Namun ada juga beberapa yang diiringi alat musik tradisional Nias, terutama pada acara yang bersifat pertunjukan, agar terlihat semakin meriah dan menarik.
·         Kostum Tari Maena
Kostum yang digunakan para penari dalam pertunjukan Tari Maena biasanya merupakan busana adat Nias. Namun penggunaan kostum ini juga disesuaikan dengan acara, sehingga ada juga yang menggunakan busana bebas untuk mengikuti tarian ini. Selain itu, karena Tari Maena merupakan tarian suka cita, sehingga para penonton yang tidak menggunakan busana adat pun diperbolehkan untuk mengikutinya.
·         Perkembangan Tari Maena
Dalam perkembangannya, Tari Maena masih terus dilestarikan dan dikembangkan hingga sekarang. Tarian ini masih sering ditampilkan di berbagai acara seperti penyambutan tamu terhormat, pernikahan dan seremonial adat lainnya. Selain itu Tari Maena juga sering ditampilkan di berbagai acara budaya seperti pertunjukan seni, festival budaya, bahkan promosi pariwisata.

B.     KERANGKA TEORI
Sesuai dengan yang dijelaskan di atas, penelitian ini menggunakan teori “analogi kultural” yaitu teori yang membahas komunikasi non verbal, dari aspek “proxemics dan chronemics”. Mengenai proxemics, Hall mengacu kepada penggunaan ruang sebagai ekspresi spesifik dari kultur. Mengenai Chronemics, Hall mengemukakan bahwa norma-norma waktu ditemukan dalam berbagai kultur dalam bentuknya yang berbeda-beda. Disini, Tari Maena dianggap sebagai ruang atau wadah untuk mengekspresikan suatu kebudayaan yang ada dalam setiap kultur masyarakat khusus nya masyarakat nias. Adapun dalam Tari Maena terdapat sarat akan makna. Sebuah tarian tidak begitu saja diciptakan, namun ada hal-hal yang melatar belakanginya. Dan juga mengandung makna-makna yang dalam serta motivasi.
Pulau Nias yang merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan potensi besar dalam kepariwisataan tentunya menyimpan banyak daya tarik wisata yang dapat dinikmati. Daya tarik yang dimaksud seperti kehidupan masyarakat yang unik, tempat-tempat wisata yang khas, rumah adat Nias sebagai salah satu wujud motivasi serta pesan-pesan. kebersamaan dan rasa gotong royong di masa lampau, berbagai jenis tarian daerah, dan sebagainya.
Sebutan Pulau Nias dalam bahasa Niasnya sering disebut “Tanö Niha” yang artinya “tanah manusia” sedangkan orang Nias sering disebut Ono Niha yang artinya “anak manusia.” Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian besar masyarakat Nias masih menggunakan bahasa daerah Nias untuk berkomunikasi satu sama lain. Tetapi saat ini, ada banyak kalangan masyarakat lebih cenderung menggunakan bahasa Indonesia dalam proses berkomunikasi. Kaum muda berada di urutan teratas untuk kebiasaan ini. Menurut pendapat sebagian pihak, berkomunikasi dalam bahasa daerah Nias menimbulkan rasa malu dan dianggap telah ketinggalan zaman. Harus diakui bahwa banyak kebudayaan asli milik Nias telah banyak berubah karena dipengaruhi berbagai penyebab. Modernisasi zaman dengan pengaruh budaya barat merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi.
Selain itu, tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah terhadap manfaat budaya turut serta menjadi penyebabnya. Tarian daerah suku Nias adalah salah satu hasil budaya yang seyogianya pada masa lampau dapat diperankan oleh setiap orang terutama kaum muda, akan tetapi di masa sekarang ini telah jauh berbeda dan menunjukkan tingkat kemunduran. Tari Maena dan Tari Moyo adalah salah satu di antaranya. Tari Maena adalah tarian kolosal yang penuh sukacita. Tari Maena seringkali menjadi pertunjukkan hiburan ketika Suku Nias menyelenggarakan pesta pernikahan adat. Tari Maena yang merupakan milik seluruh masyarakat Nias menggambarkan suatu simbol untuk memuji mempelai laki-laki dan keluarganya. Tarian ini sangat simpel dan sederhana, tetapi mengandung makna kebersamaan, kegembiraan, kemeriahan. Tari Maena tak kalah menarik dengan tarian-tarian lain yang ada di Nusantara. Gerakannya yang sederhana membuat hampir semua orang bisa melakukannya. Kendala dan kesulitan yang dihadapi mungkin terletak pada rangkaian pantun-pantun Maena yang harus disesuaikan.
 Rangkaian pantun-pantun Maena biasanya dikenal dalam bahasa Nias sebagai “fanutunö Maena.” Lain halnya dengan Tari Moyo yang diperankan oleh kaum perempuan. Nama tari “Moyo” yang dapat diartikan dalam Bahasa Indonesia yakni “Elang” merupakan suatu tarian yang khas dengan gerakan gerakan lincah dan lemah gemulai. Tetapi di balik gerakan tersebut tersirat makna kegagahan seperti burung elang itu sendiri. Hal ini menyimbolkan bahwa orang Nias gagah berani terutama dalam menghadapi musuh. Makna lain adalah kewibawaan dan sikap optimis yang dapat kita amati ketika burung elang menerkam mangsa. Tidak ada sikap keraguan dalam benaknya, dan hal ini dimaknai juga bahwa orang Nias memiliki sikap optimis dan sekali maju tetap maju. Tari Moyo ini awalnya begitu populer di mata masyarakat karena kaum perempuan Nias yang beranjak dewasa sangat senang mempelajarinya. Tetapi keadaan berbanding terbalik justru terjadi saat ini. Tingkat minat masyarakat melakonkan Tari Moyo yang sangat rendah, perhatian pemerintah daerah yang sangat kurang adalah faktor-faktor penyebabnya. Padahal sebenarnya, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk proses sosialisasi dan pengenalan ke dunia internasional.
Selain itu, penelitian ini juga menggunakan teori interaksionalisme simbolik. Perspektif interaksional menonjolkan keagungan dan nilai individu diatas segala pengaruh yang lainnya. Manusia dalam dirinya memiliki esensi kebudayaan, saling berhubungan, masyarakat dan buah pikiran yang di sampaikan melalui simbol, tanda dan makna secara nonverbal. Tiap bentuk interaksi sosial itu dimulai dan berakhir dengan mempertimbangkan diri manusia. Selain itu prose sosial dari penunjukan diri dan pengambilan peran itu memungkinkannya untuk saling berinteraksi dan bertindak yang dilakukan oleh para anggota yang dapat ditentukan dari wujud kelompok.
Pada waktu individu ini mengambil perannya, ia dapat mengizinkan orang lain untuk mengarahkan tindakan individunya sehingga sebagai hasilnya, tindakan beberapa orang atau lebih menjadi saling terstruktur satu dengan yang lainnya untuk membentuk tindakan kelompok: yakni individu pengambil peran menyelaraskan tindakannya dengan tindakan orang lainnya. Dengan cara ini maka tindakan yang berbeda-beda oleh individu yang berlainan terorganisasikan dalam suatu kolektifitas sosial yang tampak dengan nyata pada para warga yang bukan anggotanya sebagai seperangkat tindakan yang terorganisasi untuk membentuk tindakan kolektifitas tertentu. Tindakan kelompok tersebut, berbeda dari tindakan individu yang membentuknya, karena pengorganisasiannya. Pandangan ini konsisten dengan ungkapan yang menyatakan bahwa keseluruhan lebih besar daripada jumlah bagian-bagiannya.

C.     MODEL PENELITIAN
Model Analisis Semiotik Signifikasi Dua Tahap Roland Barthes
·         SIGNIFIER            
           (PENANDA)
·         SIGNIFIED
             (PETANDA)
·         DENOTATIVE SIGN
             (TANDA DENOTATIVE)
·         CONOTATIVE SINGIFIER
             (PENANDA KONOTATIF)
·         CONOTATIVE SIGNIFIED   (PENANDA KONOTATIF)
·         CONOTATIVE SIGN (TANDA KONOTATIF)


D.    BATASAN PENELITIAN
Dalam penelitian ini peneliti membahas tentang tari di suku nias yang unik dan banyak tetapi penulis hanya mendalamkan penelitian dengan mencari makna pesan yang terdapat dalam tari Maena khususnya, meskipun beberapa tari di bahas tetapi penulis hanya fokus pada satu tari saja yaitu tari Maena, apa pesan yang terkandung di dalam tari tersebut dan makna nya.jadi yang di teliti adalah :
1)      Unit analisis
Unit analisisnya adalah pesan-pesan yang akan diteliti melalui analisis isi. Pesan yang dimaksud berupa makna gerakan dan syair dalam Tari Maena di suku Nias.
2)      Lokasi Penelitian
Penelitian ini berlokasi di Nias kecamatan Telukdalam, Kabupaten Nias selatan, provinsi Sumatra Utara.
3)      Tahapan-tahapan Penelitian
Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1)      Mencari topik yang menarik
Setelah melakukan beberapa tindakan dan mencari judul melaui internet dan pengalaman sebagai orang nias dan dulu sempat suka terjun dengan tarian di nias, peneliti mengumpulkan hal dari eksplorasi untuk memilih salah satu topik yang menarik untuk diteliti. Akhirnya peneliti memutuskan memilih topik tentang Analisi semiotika makna makna dan simbol gerakan dan syair dalam Tari Maena.
2)      Membuat pertanyaan penelitian yang menarik
Dalam proses ini, peneliti mencoba mencari pertanyaan semenarik mungkin tentang Tari Maena. Seperti : bagaimana asal-usul Tari Maena? Apa fungsi Tari Maena? Apa saja aspek dalam Tari Maena? Dan apa makna semiotika dari Tari Maena (gerakan dan syair)?
3)      Alasan topik dipilih
Peneliti memilih Tari Maena sebagai obyek penelitian karena tari Maena merupakan tarian khas daerah Nias yang mempunyai keunikan tersendiri dalam setiap gerakan dan syairnya yang di lakukan secara massal dan tanpa membatasi umur.
-  Merumuskan penelitian dengan mempertimbangkan topik, tujuan dan alasan mengapa topik diputuskan untuk dikaji.
- Dalam pengolahan data ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif interpretative dengan analisis semiotika.
- Tahap klasifikasi data
- Identifikasi data : yaitu penetapan dan penentuan tentang Tari Maena pada kelompok Tari maena yang akan diteliti. Akan tetapi yang ditekankan pada penelitian ini yaitu makna gerakan yang disertai dengan identifikasi petanda lain seperti, iringan musik dan syair (audio) yang dilantunkan dalam Tari Maena dengan pertimbangan sesuai rumusan masalah.
- Menetapkan pola semiosis dengan mempertimbangkan hierarki, sekuen ataupun pola semiosis serta kekhasan gerakan yang terdapat dalam Tari Maena.
Dengan artian data yang sudah diidentifikasi, yaitu gerakan (visual) dan syair (audio) dalam Tari Maena akan dipaparka oleh peneliti dengan jelas, dan sesuai dengan metode yang sudah dipilih dan ditetapkan oleh peneliti, yaitu dengan analisis semiotika Roland Barthes.






E.     METODE PENELITIAN
Untuk memudahkan pembuatan penilitian ini, penulis menggunakan beberapa metode penelitian, antara lain:
a)      Pendekatan dan jenis penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan paradikma kritis yang mendefinisikan ilmu social sebagai suatu proses yang secara kritis berusaha mengungkapkan kenyataan dibalik ilusi,false need yang dinampakkan dunia materi, dengan tujuan membantu membentuk suatu keadaan sosial agar dapat memperbaiki dan merubah kondisi kehidupan manusia.
Paradigma kritis merupakan suatu cara pandang terhadap realitas sosial yang senantiasa diliputi rasa curiga dan kritis terhadap realitas tersebut. Selain itu dalam melihat realitas, yang dilakukan adalah melihat dalam konteks kesejarahannya (historis). Karena dalam penelitian ini, peneliti ingin mengungkapkan makna gerakan dan syair Maena yang terdapat dalam seni.
Adapun jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya, lebih pada kedalaman dari pada keluasan. Dan data yang digunakan merupakan data kualitatif, yaitu data yang tidak menggunakan angka-angka. Penelitian ini bersifat deskriptif interpretative dengan menggunakan jenis telaah Semiotik Kultural, yakni semiotik yang khusus menelaah sistem tanda yang berlaku dalam kebudayaan masyarakat tertentu khususnya nias.
Tari Maena merupakan sebuah tarian yang dalam setiap gerakannya berisi tanda-tanda atau simbol bagi masyarakat Nias . Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah interaksi analisis simbolik berdasarkan atas konsep Herbert Blumer dengan menafsirkan gerak dan tindakan sesuai dengan arti.

b)      Penelitian Kepustakaan (Library Research)
 Adalah penelitian untuk mendapatkan sumber informasi menyangkut Tari Maena melalui data-data dari buku atau tulisan lainnya yang mendukung pembahasan.

c)      Penelitian Lapangan (Field Research)
Adalah penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan sumber informasi berhubung terkait dengan objek kajian Tari Maena. Informasi didapat dengan cara melakukan wawancara kepada pihak-pihak terkait, kepada kepala adat, para tetua susku nias, masyarakat dan anak muda, dan tokoh-tokoh terkait yang mengerti seluk beluk tentang tarian.


F.      Teknik penarikan sampling
Dalam penelitian ini penulis memakai teknik penarikan Purposive Sampling Pengertian Purposive Sampling atau Definisi Purposive Sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Kenapa saya mengambil purposive sampling karana penentuan sampelnya dengan menggunakan pertimbangan tertentu, contohnya untuk meneliti suatu kualitas makanan maka sampel yang di ambil adalah orang yang ahli dalam makanan, seperti halnya dalam penelitian  ini untuk melakukan penarikan sampling makna tari Maena, maka sampel sumber datanya adalah ahli adat dalam tari Maena.  Sampel ini lebih cocok digunakan untuk Penelitian Kualitatif atau penelitian yang tidak melakukan generalisasi.

G.    Teknik pengumpulan data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang sangat penting dalam suatu penelitian, karena sangat mempengaruhi hasil akhir penelitian dan kebenaran data yang didapat. Untuk mendapatkan data yang akurat, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara melalui dokumentasi, wawancara, serta observasi.
a.       Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang berdasarkan pada buku, foto, laporan penelitian, majalah, surat kabar, situs internet dan sebagainya yang dianggap relevan dalam penelitian ini. Adapun sumber data yang diperoleh adalah:
b.      Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan cara menggali informasi dari seseorang yang dapat dijadikan sumber terpercaya. Adapun penggunaan wawancara dalam penelitian ini bertujuan agar data yang dikumpulkan menjadi berkembang, dan memperjelas data yang diperoleh dari cara dokumentasi.
c.       Observasi merupakan teknik yang dilakukan peneliti dengan cara terlibat langsung dalam aktivitas keseharian subyek yang diteliti untuk mendekatkan diri antara peneliti dan yang diteliti. Dalam hal ini, peneliti akan melakukan observasi terhadap tetua adat dan para sanggar budaya di Nias 

H.    Teknik analisis data
Analisis data merupakan bagian yang amat penting selain pengumpulan data, karena proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan. Adapun jenis penelitian analisis semiotika, menggunakan model Roland Barthes, yaitu model sistematis dalam menganalisis makna dengan tanda-tanda. Focus perhatiannya tertuju pada signifikasi dua tahap:
a.       Signifikasi pertama merupakan hubungan antara signifier dan signified.Dalam sebuah tanda tahap realitas eksternal Barthes menyebutnya sebagai denotasi, yaitu makna penting nyata dari sebuah tanda. Sedangkan
b.       signifikasi tahap kedua yang menggambarkan interaksi yang terjadi ketika tanda bertemu dengan perasaan atau emosi dari pembaca serta nilai-nilai dari kebudayaannya, disebut sebagai konotasi.
I.       Teknik keabsahan data
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keabsahan data penelitian kualitatif. yaitu: nilai subyektivitas, metode pengumpulan  dan sumber data penelitian. Banyak hasil penelitian kualitatif diragukan kebenarannya karena beberapa hal, yaitu subjektivitas peneliti merupakan hal yang dominan dalam penelitian kualitatif, alat penelitian yang diandalkan adalah wawancara dan observasi mengandung banyak kelemahan ketika dilakukan secara terbuka dan apalagi tanpa kontrol, dan sumber data kualitatif yang kurang credible akan mempengaruhi hasil akurasi  penelitian. Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa cara untuk meningkatkan  keabsahan data penelitian kualitatif, yaitu: kredibilitas, transferabilitas dan konfirmitas.
a.       Kredibilitas
Apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya. Beberapa kriteria dalam menilai adalah lama penelitian, observasi yang detail, triangulasi, per debriefing, analisis kasus negatif, membandingkan dengan hasil penelitian lain, dan member check. Cara memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian, yaitu:
-          Memperpanjang masa pengamatan memungkinkan peningkatan derajat kepercayaan data yang dikumpulkan, bisa mempelajari kebudayaan dan dapat menguji informasi dari responden, dan untuk membangun kepercayaan para responden terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti sendiri.
-          Pengamatan yang terus menerus, untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti, serta memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci.
-          Triangulasi, Pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut.
-          Peer debriefing (membicarakannya dengan orang lain) yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekan-rekan sejawat.
-          Mengadakan member check yaitu dengan menguji kemungkinan dugaan-dugaan yang berbeda dan mengembangkan pengujian-pengujian untuk mengecek analisis, dengan mengaplikasikannya pada data, serta denganmengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang data.
b.      Transferabilitas
Yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang lain. Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada tingkat konsistensi peneliti dalam mengumpulkan data, membentuk, dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan.
c.       Konfirmabilitas
Yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan. Hal ini dilakukan dengan membicarakan hasil penelitian dengan orang yang tidak ikut dan tidak berkepentingan dalam penelitian dengan tujuan agar hasil dapat lebih objektif. Dalam penelitian ini peneliti memperhatikan nilai-nilai subjektifitas dan sumber data yang dapat di pertanggung jawabkan olah peneliti. Melalui observasi, wawancara.
J.       Instrumen penelitian
Instrumen penelitian adalah semua alat yang digunakan untuk mengumpulkan, memeriksa, menyelidiki suatu masalah, atau mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data-data secara sistematis serta objektif dengan tujuan memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis.
Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Tujuan yang diungkapkan dalam bentuk hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap petanyaan penelitian. Jawaban itu masih perlu diuji secara empiris, dan untuk maksud inilah dibutuhkan pengumpulan data. Data yang dikumpulkan ditentukan oleh variabel-variabel yang ada dalam hipotesis. Data itu dikumpulkan oleh sampel yang telah ditentukan sebelumnya. Sampel tersebut terdiri atas sekumpulan unit analisis sebagai sasaran penelitian. Secara sederhana, pengumpulan data diartikan sebagai proses atau kegiatan yang dilakukan peneliti untuk mengungkap atau menjaring berbagai fenomena, informasi atau kondisi lokasi penelitian sesuai dengan lingkup penelitian. 
Menurut Suharsimi Arikunto (2006:1630 bahwa metode penelitian adalah cara yang dugunakn oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya, sedangkan instrument penelitian adalah alat atau fasilitasyang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannyalebih mudah, dan hasilnya lebih baik,dalam arti lebih cermat,lengkap, dan sistematis sehinggalebih mudah diolah.
Instrumen penelitian adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya. Instrumen pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Instumen sebagi alat bantu dalam menggunakan metode pengumpulan data merupakan sarana yang dapat diwujudkan dalam benda, misalnya angket, perangkat tes, pedoman wawancara, pedoman observasi, skala dan sebaginya. 
Menurut Suharmi Arikunto (2006:149) ada beberapa instrument yang namanya sama dengan metodenya,antarlain adalah:
1)      Instrument untuk metode tes adalah tes atau soal tes
2)      Instrument untuk metode angaket atau kuesioner adalah angket atau kuesioner
3)      Instrument untuk metode observasi adalah chek – list
4)      Instrument untuk metode observasi adalah pedoman observasi atau dapat juga chek – list
Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa pengertian pengumpulan data dan instrumen penelitian adalah suatu proses yang dilakukan untuk mengungkap berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat dengan menggunakan berbagai cara dan metode  agar proses ini berjalan secara sisitematis dan lebih dapat dipertanggung jawabkan kevaliditasnya. Dalam penelitian peneliti menggunakan instrumen untuk metode observasi, dengan wawancara dan foto sebagai dokumentasi.



















DAFTAR PUSTAKA
Teori komunikasi W. Littlejohn. Stephen dan A. Foss. Karen
Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D  Prof.Dr. Sugiyono penerbit ALFABETA
www.pengertian teori semiotika
Model Analisis Semiotik Signifikasi Dua Tahap Roland Barthes
Suharmi Arikunto (2006:149) ada beberapa instrument penelitian
www.teori simbolik